Workshop Audit Internal & Manajemen

 

Implementasi Internal Control (COSO Based)

Overview:

Konsep pengendalian intern mutakhir menawarkan alternatif cara pandang dan mekanisme system pengendalian yang tidak hanya adaptif dan akomodatif akan tetapi juga memberikan stimulasi bagi berkembngnya inisiatif dan kreatifitas pegawai dan manajemen perusahaan.Dengan konsep pengendalian intern yang mutakhir ini auditor internal diharapkan dapat lebih meningkatkan peran konsultatif dan katalis sebagai pelayanan terhadap kepentingan perusahaan.

Tujuan:

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  • Memahami konsep pengendalian intern yang sesuai dengan kebutuhan manajemen dan pegawai untuk mengembangkan inisiatif dan kreatifitas dalam bekerja.
  • Mengembangkan dan mengimplementasikan konsep pengendalian intern yang sesuai dengan budaya kerja yang berdasarkan empowerment process.

Materi:

  • Internal Control Overview
  • Control Environment and Assessment Control
  • Risk Identification
  • Risk Measurement
  • Control Activities

Durasi:

Lokakarya akan diselenggarakan selama 2 hari kerja:

  • 2 – 3 Mei 2018
  • 3 – 4 Juli 2018
  • 1 – 2 Oktober 2018
  • 3 – 4 Desember 2018

dimulai dari pukul 08.30 – 16.30 WIB

Biaya:

Biaya Lokakarya sebesar Rp 3.000.000,- per-orang

Risk Based Internal Auditing

Overview:

Risks telah dipandang sebagai sumber untuk menciptakan nilai dan kemakmuran. Dalam lingkungan bisnis yang kompleks dan cepat berubah, pemimpin perusahaan perlu memotivasi organisasinya dan menginvestasi sumber daya yang berharga untuk memanfaatkan peluang bisnis yang prospektif, meskipun penuh risks. Risks dan peluang ada bersama-sama dalam setiap organisasi. Manajer tidak dapat memanfaatkan peluang jika tidak mau menerima risiko.

Internal Auditor perlu memahami Paradigma baru dan Effective Risk – Based Audit agar: (i) dapat mengelola unitnya secara efisien dan efektif, serta (ii) dapat meningkatkan sumbangan nilai tambah dan membantu pencapaian kinerja manajemen.

Tujuan:

Pelatihan Effective Risk – Based Audit ini bertujuan untuk membekali auditor dengan berbagai keterampilan, teknik dan metode untuk menyusun rencana audit, melakukan field work, mengembangkan temuan, dan merumuskan rekomendasi dengan fokus risiko (risk management). Pelatihan ini akan membantu auditor dalam menentukan secara efektif berbagai aspek dari suatu audit, antara lain, unit yang perlu diaudit, siapa yang mengaudit, berapa lama, kapan dan bagaimana. Pelatihan Effective Risk – Based Audit memungkinkan auditor untuk mengoptimalkan sumberdaya yang dimiliki, memfokuskan diri pada bidang yang menjadi prioritas, dan memilih metode dan prosedur audit yang paling tepat dan efisien.

Materi:

– Overview Risk Based Internal Audit

– Business Risk Assessment

– Risk Based Annual Planning

– Risk-based Engagement Planning

– Risk Based Audit Fieldwork

Durasi:

Lokakarya akan diselenggarakan selama 3 hari kerja:

  • 2 – 4 Mei 2018
  • 9 – 11 Juli 2018
  • 3 – 5 September 2018
  • 5 – 7 November 2018

dimulai dari pukul 08.30 – 16.30 WIB

Biaya:

Biaya Lokakarya sebesar Rp 4.000.000,- per-orang

Fraud Auditing

Overview:

Tindakan kecurangan (fraud) berdampak banyak merugikan perusahaan baik dalam bentuk kehilangan harta perusahaan maupun pengrusakan terhadap sistem dan budaya kerja perusahaan. Fraud biasanya tumbuh subur pada perusahaan-perusahaan yang sarat dengan praktik kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN). Efektifitas auditor internal dalam mencegah, mendeteksi dan mengoreksi fraud di lingkungan perusahaan mempunyai auditor internal menjadi lebih relevan dengan tuntutan era reformasi.

Tujuan:

Lokakarya ini didesain untuk:

  • Menjadikan peserta sebagai seorang auditor internal yang peka terhadap berbagai kemungkinan terjadi fraud.
  • Mampu merekonstruksi skenario fraud.
  • Mampu mendeteksi fraud.

Mampu memberikan rekomendasi pencegahan dan penanggulangan fraud.

Materi:

  • Pengenalan berbagai tipe dan pemicu fraud.
  • Penelaahan modus operandi fraud.
  • Identifikasi gejala fraud.
  • Ivestigasi gejala fraud.
  • Interview terhadap tersangka dan saksi fraud.
  • Pelaporan hasil audit fraud.
  • Psikologi Kriminal

Durasi:

Lokakarya akan diselenggarakan selama 2 hari kerja:

  • 4 – 5 Juni 2018
  • 2 – 3 Agustus 2018
  • 8 – 9 Oktober 2018
  • 5 – 6 Desember 2018

dimulai dari pukul 08.30 – 16.30 WIB

Biaya:

Biaya Lokakarya sebesar Rp 3.000.000,- per-orang

Menulis Laporan Audit Internal yang Efektif

Overview:

Manajemen membelanjakan dana yang tidak sedikit untuk membiayai satuan audit internal. Laporan audit adalah satu-satunya balas jasa satuan audit internal atas dana tersebut. Akan tetapi laporan audit konvensional pada umumnya hanya sekedar menyajikan temuan-temuan, tidak menunjukan prioritas masalah, dan tidak mendorong manajemen untuk membuat respon. Dalam situasi information overload, laporan yang demikian idak dapat berkompetisi dengan laporan/bacaan lainnya dalam mendapatkan waktu dan perhatian manajemen yang terbatas. Kerja keras satuan audit internal dalam melakukan pengujian dan mengembangkan temuan menjadi sia-sia hanya karena penulisan laporan yang tidak professional.

Lokakarya ini didisain untuk mengatasi masalah tersebut di atas dan untuk membekali auditor internal agar mampu menyusun laporan yang bermanfaat bagi satuan audit internal maupun manajemen.

Tujuan:

Setelah mengikuti lokakarya ini, peserta diharapkan akan mampu:

  • Mengenali opportunity yang diharapkan dari laporan.
  • Menggunakan strategi untuk mengatasi keterbatasan waktu penulisan laporan audit.
  • Menyusun laporan yang layak dibaca oleh manajemen.
  • Menyusun laporan yang dapat mendorong tindakan atau perubahan.
  • Menyusun laporan dengan style dan format yang professional.

Materi:

  • Orientasi Pelaporan & Strategi Menulis
  • Menulis Persuasif & Konstruktif
  • Managing Detail & Membuat Kesimpulan
  • Review dan Editing serta Pengembangan Temuan
  • Struktur & Format

Durasi:

Lokakarya akan diselenggarakan selama 2 hari kerja:

  • 7 – 8 Mei 2018
  • 12 – 13 Juli 2018
  • 6 – 7 September 2018
  • 8 – 9 November 2018

dimulai dari pukul 08.30 – 16.30 WIB

Biaya:

Biaya Lokakarya sebesar Rp 3.000.000,- per-orang

Psikologi dan Komunikasi dalam Audit

Overview

Dengan semakin berkembangnya peran auditor internal, perlu adanya hubungan yang harmonis antara auditor dengan auditee. Bahwa sudah saatnya bagi auditor untuk mengubah tingkah lakunya dari yang bersikap represif menjadi lebih persuasive. Begitu pula bagi auditee, perlu mengembangkan wawasannya terhadap peranan fungsi pengawasan ini, dari yang semula bersikap defensif menjadi sikap lebih partisipasif. Lokakarya ini didisain agar auditor dan auditee mampu untuk secara psikologi memahami keberadaan masing-masing dan menciptakan komunikasi yang harmonis di dalam organisasi.

Manfaat bagi peserta

  • Setelah mengikuti lokakarya ini, peserta diharapkan akan mampu :
  • Bagi auditee untuk memperbaiki persepsi yang keliru mengenai auditor.
  • Memanfaatkan peluang bagi auditor dalam peningkatan hubungan yang lebih harmonis dengan auditee.
  • Bagi auditor, untuk meninggalkan kebiasaan buruk dalam auditee.
  • Memahami secara psikologi keberadaan masing-masing (auditor dan auditee) dan manfaatnya untuk pencapaian tujuan organisasi.

 Materi yang diberikan

  • Pengantar psikologi.
  • Peranan psikologi dalam proses audit.
  • Komunikasi yang efektif.
  • Peranan komunikasi dalam audit.
  • Pentingnya komite audit dalam hubungan auditor dengan auditee.
  • Studi kasus.
  • Teknik negosiasi.

Durasi Workshop

Workshop akan diselenggarakan selama 3 hari kerja:

  • 4 – 6 Juni 2018
  • 6 – 8 Agustus 2018
  • 3 – 5 Oktober 2018
  • 10 – 12 Desember 2018

dimulai dari pukul 08.30 – 16.30

Proses dan Teknik Audit Internal

Overview:

Lokakarya ini dimaksudkan untuk membekali para auditor pemula dengan berbagai konsep, metode, dan tehnik audit internal terbaru. Selain itu, lokakarya ini juga dirancang untuk memenuhi kebutuhan para manajer yang bertanggung jawab untuk mengembangkan dan monitor system control intern.

Tujuan:

Setelah mengikuti lokakarya ini, peserta diharapkan akan mampu:

  • Menentukan focus dan bagaimana cara mengaudit.
  • Mengidentifikasi dan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan suatu organisasi serta perbaikan yang diperlukan.
  • Memahami model audit dan empat tahap dalam mengaudit.
  • Mendapatkan cara yang mudah dan praktis dalam mempelajari dan mengevaluasi kontrol intern.
  • Mengidentifikasi elemen pengendalian yang efesian dan efektif.
  • Merumuskan tujuan dan skop audit.
  • Mengembangkan temuan.

Materi:

  • Peran, tanggung jawab dan obyektif auditor internal.
  • Standar audit internal.
  • Model dan proses audit.
  • Internal Control.
  • Penyusunan audit program.
  • Tehnik interview dan program.
  • Identifikasi jenis bukti dan tehnik penyiapan kertas kerja.
  • Penulisan laporan

Durasi:

Lokakarya akan diselenggarakan selama 3 hari kerja:

  • 14 – 16 Mei 2018
  • 16 – 18 Juli 2018
  • 17 – 19 September 2018
  • 14 – 16 November 2018

dimulai dari pukul 08.30 – 16.30 WIB

Biaya:

Biaya Lokakarya sebesar Rp 4.000.000,- per-orang

Implementasi Praktis Audit Operasional

Overview:

Berbagai kegagalan perusahaan dan skandal keuangan semakin kerap terjadi belakangan ini, meskipun semakin banyak jenis audit yang dilakukan baik oleh internal auditor, akuntan publik, maupun lembaga pengawas lainnya. Kenyataan ini menyadarkan berbagai kalangan bahwa berbagai upaya audit tersebut tidak akan membawa manfaat yang berarti jika corporate governance & internal control perusahaan tidak efektif. Kegagalan Enron di Amerika merupakan contoh pentingnya internal control, sekaligus contoh ketidakmampuan auditor (internal maupun eksternal) menyelamatkan perusahaan tanpa dukungan sistem kontrol yang efektif. Oleh karenanya, berbagai pihak – pemegang saham, regulator, pemerintah, dan stakeholders lainnya – saat ini lebih mengandalkan internal control untuk menjamin tercapainya tujuan perusahaan.

Relevansi pengendalian bagi kebutuhan perusahaan adalah kemampuan pengendalian untuk menyeimbangkan risiko dengan return pada tingkat yang optimal. Pengendalian meningkatkan kemungkinan pencapaian tujuan/sasaran yang telah ditetapkan. Oleh karenanya, manajemen bertanggung jawab untuk, mengembangkan pengendalian intern yang efektif.

Lokakarya ini dimaksudkan untuk memberikan pembekalan kepada para peserta di Satuan Pengawasan Intern, yaitu agar dapat memahami dengan baik konsep dasar mengenai audit internal dan bagaimana audit operasional dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien. Disamping itu, dengan pelatihan ini diharapkan para auditor mampu memberikan kontribusi yang berarti untuk pencapaian tujuan organisasi secara keseluruhan. Melalui pelatihan audit operasional ini para peserta juga akan diajak untuk mengenal bagaimana peran terkini dan paradigma baru SPI sebagai mitra manajemen. Untuk memberikan pemahaman yang baik mengenai pelaksanaan audit operasional, para peserta akan dipacu untuk mengembangkan sesuatu diskusi mengenai bagaimana proses dan teknik pengujian operasional dapat dilaksanakan dengan efektif, termasuk masalah dokumentasi hasil pengujian dan arti penting dari pelaporan audit operasional serta monitoring tindak lanjutnya. Peserta juga akan dikenalkan mengenai pendekatan audit yang terkini, yaitu pendekatan audit berbasis risiko.

Bertujuan membekali Auditor Perusahaan untuk:

(i) Memberikan pemahaman yang memadai mengenai kedudukan dan arti penting internal audit dalam meningkatkan pencapaian tujuan organisasi secara keseluruhan, (ii) Meningkatkan komunikasi yang efektif antara unit SPI dengan unit-unit kerja operasional yang ada di lingkungan, (iii) Memberikan pemahaman yang baik atas pelaksanaan penugasan audit operasional yang efektif & efisien.

Materi:

  • Intro to Operational Audit Proses Audit Operasional
  • Perencanaan Audit Operasional
  • Operasional Audit Fungsi Sales & Marketing
  • Operasional Audit Fungsi Human Resources
  • Operasional Audit Fungsi Purchasing
  • Operasional Audit Fungsi Keuangan

Durasi:

Lokakarya akan diselenggarakan selama 3 hari kerja:

  • 6 – 8 Juni 2018
  • 17 – 19 September 2018
  • 17 – 19 Desember 2018

dimulai dari pukul 08.30 – 16.30 WIB

Biaya:

Biaya Lokakarya sebesar Rp 4.000.000,- per-orang

Dasar-dasar Internal Auditing untuk Auditor Anggota Tim

Overview:

Relevansi pengendalian bagi kebutuhan perusahaan adalah kemampuan pengendalian untuk menyeimbangkan risiko dengan return pada tingkat yang optimal. Pengendalian meningkatkan kemungkinan pencapaian tujuan/sasaran yang telah ditetapkan. Oleh karenanya, manajemen bertanggung jawab untuk, mengembangkan pengendalian intern yang efektif.

Risk telah dipandang sebagai sumber untuk menciptakan nilai dan kemakmuran. Dalam lingkungan bisnis yang kompleks dan cepat berubah, pemimpin perusahaan perlu memotivasi organisasinya dan menginvestasi sumber daya yang berharga untuk memanfaatkan peluang bisnis yang prospektif, meskipun penuh risks. Risks dan peluang ada bersama-sama dalam setiap organisasi. Manajer tidak dapat memanfaatkan peluang jika tidak mau menerima risiko. Manajemen perlu memahami proses pengelolaan risiko agar: (i) dapat mengelola unitnya secara efisien dan efektif, serta (ii) dapat meningkatkan sumbangan nilai tambah dan membantu pencapaian kinerja manajemen.

Tujuan:

Pelatihan “Dasar-Dasar Internal Auditing” bertujuan untuk membekali para internal auditor dengan:

(i) Pemahaman konsep pengendalian internal; (ii) Pemahaman mengenai proses dan teknik-teknik audit; (iii) Keterampilam untuk mengevaluasi pengendalian untuk mengelola risiko; (iv) Pemahaman mengenai fraud auditing; (v) Teknik Menulis Laporan;

Manfaat:

Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mampu:

  1. Menyadari tanggung jawab mengembangkan pengendalian.
  2. Merumuskan tujuan operasi dengan jelas.
  3. Mengidentifikasi risiko terhadap pencapaian tujuan.
  4. Mengembangkan pengendalian dalam rangka pengelolaan risiko.
  5. Merumuskan perbaikan terhadap pengendalian intern.
  6. Menentukan fokus dan bagaimana cara mengaudit.
  7. Memahami model audit dan empat tahap dalam audit.
  8. Mendapatkan cara yang mudah dan praktis mempelajari dan mengevaluasi pengendalian intern.
  9. Menyiapkan audit program dan kertas kerja.
  10. Mengembangkan temuan.
  11. Memahami cara penulisan laporan audit yang efektif.

Materi:

  • Overview Audit
  • Internal Control
  • Proses Audit:
  • Perencanaan & Survey Pendahuluan
  • Pelaksanaan Penugasan
  • Overview Fraud Audit
  • Penulisan Laporan

Durasi:

Lokakarya akan diselenggarakan selama 3 hari kerja:

  • 16 – 18 Mei 2018
  • 13 – 15 Agustus 2018
  • 21 – 23 november 2018

dimulai dari pukul 08.30 – 16.30 WIB

Biaya:

Biaya Lokakarya sebesar Rp 4.000.000,- per-orang

Enterprise Risk Management

Overview:

Di lingkungan organisasi yang semakin kompleks dan cepat berubah, manajemen ditantang untuk mampu memberi semangat kepada para pegawainya agar memanfaatkan kesempatan yang tersedia dalam lingkungan yang semakin kompetitif. Peluang yang prospektif tidak terlepas dari faktor risiko yang melekat di dalamnya. Dalam mengoptimalkan peluang yang ada, tidak selamanya risiko itu harus selalu dihindarkan. Faktor penting yang harus pula menjadi pertimbangan saat ini adalah bagaimana risiko dapat dikelola dengan cara yang paling efektif.

Konsep Enterprise Risk Management menggarisbawahi bahwa setiap entitas harus dapat memberikan nilai kepada para stakeholders-nya. Setiap entitas menghadapi ketidakpastian. Tantangan manajemen adalah bagaimana menentukan berapa banyak ketidakpastian yang dapat diterima dalam rangka untuk meningkatkan nilai para stakeholders. Ketidakpastian menghadapkan manajemen kepada dua hal penting, yaitu risiko dan peluang, yang tentunya hal tersebut dapat mengikis atau meningkatkan nilai. Enterprise Risk Management memungkinkan manajemen untuk secara efektif berhubungan dengan ketidakpastian, yaitu berkaitan dengan risiko dan peluang.

Manajemen risiko yang berkembang saat ini mengungkapkan bahwa risiko tidak selalu diperlakukan sebagai ancaman, melainkan juga merupakan peluang untuk keberhasilan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Auditor perlu dan sangat berkepentingan dalam memahami proses manajemen risiko agar ia dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam proses evaluasi aktivitas organisasi dan membantu pencapaian kinerja manajemen.

Tujuan:

Dengan mengikuti pelatihan ini,peserta diharapkan dapat:

(1) Membekali para peserta untuk mendapatkan pemahaman mengenai konsep manajemen risiko dan proses manajemen risiko yang harus dilalui, (2) Mampu menekankan fokus perhatian pada berbagai area yang mengandung tingkat risiko yang signifikan, dan (3) Memungkinkan manajemen untuk melakukan identifikasi dan secara proaktif merealisir peluang dan meminimalkan risiko.

Materi:

  • Konsep dasar manajemen risiko
  • Komponen-komponen manajemen risiko
  • Teknik-teknik untuk penerapan manajemen risiko
  • Studi kasus perusahaan-perusahaan yang telah menerapkan konsep manajemen risiko

Durasi:

Lokakarya akan diselenggarakan selama 2 hari kerja:

  • 26 – 27 Januari 2017
  • 20 – 21 Maret 2017
  • 22 – 24 Mei 2017
  • 10 – 11 Agustus 2017
  • 12 – 13 Oktober 2017
  • 16 – 17 November 2017,

dimulai dari pukul 08.30 – 16.30 WIB

Biaya:

Biaya Lokakarya sebesar Rp 3.000.000,- per-orang

Quality Assurance untuk Audit Internal (QA)

Overview

Manajemen modern tidak lagi membutuhkan auditor internal tradisional yang berorientasi mencari kesalahan. Mereka membutuhkan auditor internal yang mampu memberikan servis dan menyumbangkan nilai tambah bagi organisasi. Audit internal masa depan harus menghasilkan kinerja yang terfokus dan mampu berkomunikasi secara reguler dan lebih baik dengan customer – nya. Lokakarya ini membekali satuan audit internal dengan metode-metode untuk mengevaluasi efektifitasnya dalam melayani kebutuhan organisasi, dan mengukur profesionalismenya dalam memberikan servis kepada customer tersebut.

 Manfaat bagi peserta

Setelah mengikuti lokakarya ini, peserta diharapkan akan mampu :

  • Mengidentifikasi elemen-elemen kunci untuk menentukan efektifitas dan efesiensi satuan audit internal di mata manajemen.
  • Meningkatkan proses dan focus audit agar relevan dengan perhatian organisasi.
  • Mengapresiasi standar profesional audit internal.

Materi yang diberikan

  • Ukuran kinerja : efesiensi dan efektifitas.
  • Review kualitas satuan audit internal.
  • Identifikasi peluang untuk peningkatan.
  • Kerangka review kualitas SAI (Satuan Audit Internal)
  • Manajemen dan Auditor Internal.
  • Corporate Governance
  • Studi kasus dan action plan.

Durasi Workshop

Workshop akan diselenggarakan selama 2 hari kerja,

  • 9 – 10 Februari 2017
  • 12 – 13 April 2017
  • 8 – 9 Juni 2017
  • 21 – 22 Agustus 2017
  • 14 – 15 Desember 2017,

dimulai dari pukul 08.30 – 16.30

Mengaudit Proses Manajemen Risiko

Overview:

Dewasa ini banyak perusahaan meng-“kontrakan” pekerja-pekerja yang biasanya dilakukan secara intern oleh pegawai mereka. Alasan yang digunakan adalah bahwa mereka tidak merekrut pegawai baru dikarenakan tidak mau repot menanggung beban financial dan administratif yang terkait. Selain itu, perusahaan merasa pihak ke-3 (kontraktor) akan dapat melaksanakan pekerjaan itu dengan lebih baik dan efisien. Selain itu, kontrak juga sering terjadi dalam rangka pengadaan barang.

Tujuan:

Lokakarya ini membekali peserta dengan keterampilan dan perangkat untuk mengaudit rencana dan pelaksanaan kontrak. Lokakarya ini memberikan bekal pada auditor dan perusahaan agar dapat secara professional dan obyektif:

  1. Menentukan efisiensi dari suatu kontrak dan
  2. Bagaimana memonitor pelaksanaan kontrak dan biayanya

Materi:

  • Type of Contract & Contracting Problem
  • Contracting Principles
  • Auditing Program, Procedure & Other Tools
  • Operational Audit
  • Auditing Procedure
  • Audit Lanjutan – Pengadaan Barang & Jasa
  • Penyusunan Daftar Notisi Audit & Penyusunan Laporan

Durasi:

Lokakarya akan diselenggarakan selama 2 hari kerja:

  • 13 – 14 Februari 2017
  • 17 – 18 April 2017
  • 15 – 16 Juni 2017
  • 24 – 25 Agustus 2017
  • 16 – 17 Oktober 2017,

dimulai dari pukul 08.30 – 16.30 WIB

Biaya:

Biaya Lokakarya sebesar Rp 3.000.000,- per-orang

Internal Control untuk Executive (ICE)

Overview

Berbagai pihak semakin mengandalkan internal control. Berbagai kegagalan perusahaan dan skandal keuangan semakin kerap terjadi belakangan ini, meskipun semakin banyak jenis audit yang dilakukan baik oleh internal auditor, akuntan publik, maupun lembaga pengawas lainnya. Kenyataan ini menyadarkan berbagai kalangan bahwa berbagai upaya audit tersebut tidak akan membawa manfaat yang berarti jika corporate governance & internal control perusahaan tidak efektif. Kegagalan Enron di Amerika merupakan contoh pentingnya internal control, sekaligus contoh ketidakmampuan auditor (internal maupun eksternal) menyelamatkan perusahaan tanpa dukungan sistem kontrol yang efektif. Oleh karenanya, berbagai pihak – pemegang saham, regulator, pemerintah, dan stakeholders lainnya – saat ini lebih mengandalkan internal control untuk menjamin tercapainya tujuan perusahaan.

Internal control tradisional tidak mempertimbangkan aspek manusia dan lingkungan. Namun demikian, konsep internal control yang saat ini dipahami (tradisional) tidak mampu mengemban fungsi melindungi kegiatan perusahaan. Internal control tradisional hanya menekankan pada sistem, prosedur atau mekanisme pengendalian (hard control). Padahal, suksesnya (pencapaian tujuan) perusahaan juga sangat dipengaruhi oleh manusia yang menjalankan sistem tersebut dan oleh atmosfir lingkungan dimana sistem tersebut diterapkan (soft control). Aspek manusia dan lingkungan dapat menjadikan sistem yang baik tidak bisa berjalan, maupun sebaliknya, sistem yang sederhana dapat berjalan dengan baik.

Internal control tradisional tidak memperhatikan risiko. Internal control tradisional juga lemah karena dalam menyusun prosedur pengendalian tidak secara eksplisit memperhitungkan risiko-risiko yang dihadapi perusahaan. Dalam lingkungan bisnis yang kompleks dan cepat berubah, manajer hanya dapat mengendalikan perusahaan dengan efektif jika mereka mengenali dan mengelola risiko mempengaruhi pencapaian tujuan perusahaan.

Mengelola bisnis adalah mengelola risiko

Manajer (top maupun operasional) perlu memperhatikan pengendalian dan pengelolaan risiko, karena pada hakekatnya mengelola bisnis adalah mengelola risiko. Tujuan organisasi tidak dapat dicapai tanpa menaruh aktiva perusahaan pada suatu risiko tertentu; pertumbuhan usaha tidak dapat dicapai tanpa mengintrodusir risiko baru dan persaingan bisnis tidak dapat dimenangkan tanpa usaha yang risktaking.

Tujuan Workshop

Workshop ini bertujuan :

  1. mengenalkan internal control tradisional maupun kerangka baru,
  2. memberikan keterampilan kepada peserta untuk melakukan assessment maupun mendisain perbaikan internal control yang ada,
  3. mengenalkan berbagai metode untuk melakukan identifikasi, pengukuran, dan prioritas risiko sebagai bagian dari internal control.

Materi Workshop

1. Internal Control Overview & Development

Membahas prinsip, kerangka, dan perkembangan internal control, dari mulai internal control tradisional, internal control kerangka COSO, dan kewajiban internal control menurut Sarbanes Oxley (SOX) Act

2. Control Environment

Mengulas implementasi dan evaluasi atas lingkungan pengendalian (sebagai fondasi internal control), termasuk metode assessment, mapping, dan perbaikan control environment.

Kasus/exercise: assessment lingkungan pengendalian pada unit-unit di perusahaan.

3. Risk Assessment & Control Activities

Membahas risk assessment, dan berbagai prosedur dan kegiatan pengendalian yang perlu diterapkan untuk mengelola risk yang menghambat tercapainya tujuan perusahaan.

Durasi

Workshop akan diselenggarakan selama 1 hari kerja:

  • 4 Januari 2017
  • 19 April 2017
  • 23 Agustus 2017
  • 20 November 2017

dimulai dari pukul 08.30 – 16.30

Audit atas Pengadaan Barang/Jasa

Overview:

Dewasa ini banyak perusahaan meng-“kontrakan” pekerja-pekerja yang biasanya dilakukan secara intern oleh pegawai mereka. Alasan yang digunakan adalah bahwa mereka tidak merekrut pegawai baru dikarenakan tidak mau repot menanggung beban financial dan administratif yang terkait. Selain itu, perusahaan merasa pihak ke-3 (kontraktor) akan dapat melaksanakan pekerjaan itu dengan lebih baik dan efisien. Selain itu, kontrak juga sering terjadi dalam rangka pengadaan barang.

Tujuan:

Lokakarya ini membekali peserta dengan keterampilan dan perangkat untuk mengaudit rencana dan pelaksanaan kontrak. Lokakarya ini memberikan bekal pada auditor dan perusahaan agar dapat secara professional dan obyektif:

  1. Menentukan efisiensi dari suatu kontrak dan
  2. Bagaimana memonitor pelaksanaan kontrak dan biayanya

Materi:

  • Type of Contract & Contracting Problem
  • Contracting Principles
  • Auditing Program, Procedure & Other Tools
  • Operational Audit
  • Auditing Procedure
  • Audit Lanjutan – Pengadaan Barang & Jasa
  • Penyusunan Daftar Notisi Audit & Penyusunan Laporan

Durasi:

Lokakarya akan diselenggarakan selama 2 hari kerja:

  • 16 – 17 Februari 2017
  • 20 – 21 April 2017
  • 20 – 21 Juli 2017
  • 25 – 26 September 2017
  • 23 – 24 November 2017

,dimulai dari pukul 08.30 – 16.30 WIB

Biaya:

Biaya Lokakarya sebesar Rp 3.000.000,- per-orang

Audit SDM Berbasis Risiko

Overview:

Organisasi dewasa ini sangat bergantung dengan sumber daya yang terdapat dalam organisasi baik sumber daya manusia, alam dan buatan. Sumber Daya Manusia merupakan aset yang tak ternilai harganya bagi organisasi, karena Sumber Daya Manusia merupakan salah satu unsur yang selalu ada dalam organisasi, pilar penyangga dan penggerak roda organisasi. Sumber Daya manusia juga perlu diatur sehingga Manajemen Sumber Daya Manusia mempunyai peranan yang sangat penting, karena Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan proses dan aktivitas pengelolaan serta pemanfaatan Sumber Daya Manusia sehingga tujuan keseluruhan organisasi dapat terdukung dan tercapai secara maksimal.

Karena strategis serta pentingnya Sumber Daya Manusia dalam organisasi, maka Sumber Daya Manusia dan Manajemen Sumber Daya Manusia perlu dilakukan audit sehingga seluruh kebijakan, proses dan aktivitas pengelolaan dan pemanfaatan Sumber Daya Manusia berjalan sesuai dengan prinsip dan ketentuan yang berlaku dalam organisasi sehingga tujuan organisasi tercapai.

Manfaat:

Setelah mengikuti lokakarya ini, peserta diharapakan akan mampu:

  1. Mengetahui ruang lingkup semua aspek SDM, mulai dari masalah strategis hingga fungsi-fungsi spesifik SDM
  2. Permasalahan compliance terhadap kebijakan/ketentuan yang berlaku
  3. Potensi masalah yang mungkin dapat berkembang, berkenaan dengan pengelolaan SDM
  4. Kebutuhan akan fungsi-fungsi manajemen SDM yang teridentifikasi
  5. Penilaian strategi dan kecurangan dalam pengelolaan SDM

Materi:

– Manajemen Sumber Daya Manusia

– Konsep Audit  Fungsi SDM

– Proses Audit

Durasi:

Lokakarya akan diselenggarakan selama 2 hari kerja:

  • 5 – 6 Januari 2017
  • 23 – 24 Maret 2017
  • 24 – 25 Juli 2017
  • 30 – 31 Agustus 2017
  • 19 – 20 Oktober 2017

, dimulai dari pukul 08.30 – 16.30 WIB

Biaya:

Biaya Lokakarya sebesar Rp 3.000.000,- per-orang

Internal Auditor dan Peran Consulting (IAPC)

Overview

Dalam menjalankan peran asurans maupun konsultansi, auditor internal memerlukan banyak proses fasilitasi,

yakni mengumpulkan auditee (process owner) dan menggali pengetahuan yang dimiliki mereka dalam suatu

workshop. Dalam peran asurans, proses fasilitasi dilakukan, antara lain, untuk mengases kecukupan dan

efektivitas internal control, merumuskan rekomendasi dan action plan, dan menilai kemungkinan unit kerja

mencapai tujuannya. Auditee akan lebih mudah menerima dan menindaklanjuti rekomendasi yang dihasilkan dari

proses fasilitasi daripada rekomendasi hasil audit tradisional.

Dalam peran konsultansi, proses fasilitasi dapat digunakan, antara lain, untuk mengidentifikasi dan mengukur

resiko bisnis, merumuskan langkah mitigasi resiko, dan mengidentifikasi dan memecahkan masalah bisnis

(operasional). Peran konsultasi dalam praktiknya diwujudkan dengan cara memberikan counsel, advis, fasilitasi,

dan training (Glosary – IPPF). Melalui proses fasilitasi, auditor internal dapat meningkatkan nilai tambah dan

kontribusi terhadap pencapaian tujuan organisasi.

Dalam workshop dua hari ini, peserta akan dibekali dengan:

 Keterampilan merencanakan berbagai jenis kegiatan konsultansi

 Pemahaman konsultasi tradisional dengan fasilitasi

 Keterampilan menggunakan teknik fasilitasi untuk kegiatan asurans dan konsultasi

 Memahami proses dan model fasilitasi

 Menggunakan perangkat fasilitasi: meta-plan, voting technology, idea brainstorming

 Pengamatan video CSA Facilitation Skills

 Menangani personality dan perubahan

Group dynamic

 Latihan merencanakan dan melaksanakan fasilitasi

METODE PENGAJARAN DAN EVALUASI

Materi pelatihan disampaikan secara sederhana sehingga mudah dipahami. Pada topik-topik tertentu

diadakan exercise dan studi kasus agar materi yang dibahas dapat dipahami secara mendalam. Peserta

didorong untuk mendiskusikan problema yang dihadapi di organisasi dan mencari alternatif

penyelesaiannya. Pada akhir pelatihan, dengan bimbingan instruktur peserta diharuskan membuat action

plan agar materi yang diperoleh selama kursus dapat memberikan sumbangan yang maksimum terhadap

unit organisasinya. Pada setiap topik para peserta diberikan metode, teknik dan tools untuk

implementasi konsep-konsep yang diajarkan.

Evaluasi akan dilakukan pada setiap akhir pelatihan yang mencakup: (i) evaluasi atas penerimaan peserta

terhadap materi training, (ii) evaluasi penyampaian training (modul maupun instruktur), (iii) evaluasi atas

penyelenggaraan program secara keseluruhan.

WAKTU PELATIHAN

Pelatihan akan berlangsung selama 2 hari:

  • 20 – 21 Februari 2017
  • 29 – 30 Mei 2017
  • 1 – 2 Agustus 2017
  • 21 – 22 November 2017

dimulai dari pukul 08.30 – 16.30

Mengaudit dengan Program Excel

Overview:

Audit sistem informasi (EDP Audit) sering diartikan sebagai penggunaan software audit khusus untuk mengekstraksi dan menganalisis data. Dalam praktik, penerapan software khusus tersebut membawa berbagai masalah. Selain harganya mahal, software khusus juga memerlukan pelatihan yang serius. Bagi sebagian orang, software tersebut dirasakan kurang user friendly.

Masalah yang paling utama, ketersediaan software khusus biasanya tidak terjamin. Belum tentu semua kantor satuan audit internal (SAI) memiliki software dimaksud. Kalaupun tersedia di kantor SAI, pada umumnya software audit khusus tidak tersedia di lokasi audit (kantor auditee).

Lokakarya ini dirancang untuk membantu auditor menemukan solusi atas masalah tersebut.

Tujuan:

Lokakarya ini membekali auditor dengan berbagai metode dalam memanfaatkan program EXCEL untuk keperluan ekstraksi dan analisis data. Pemanfaatan software ini menjadi solusi bagi auditor internal karena: (i) tersedia pada hampir semua kantor, baik kantor auditor maupun auditee; (ii) biayanya murah ; (iii) mudah dipelajari; (iv) user friendly; dan (v) dapat digunakan pada berbagai platform.

Materi:

  • Ekstraksi dan analisis data.
  • Overview excel.
  • Penggunaan excel dalam audit.

Durasi:

Pelatihan akan diselenggarakan selama 2 hari kerja:

  • 30 – 31 Januari 2017
  • 29 – 30 Maret 2017
  • 9 – 10 Mei 2017
  • 3 – 4 Agustus 2017
  • 27 – 28 November 2017

, dimulai dari pukul 08.30 – 16.30 WIB

Biaya:

Biaya pelatihan sebesar Rp 3.000.000,- per-orang

Continuous Auditing / Monitoring (CA)

Overview

Lingkungan audit internal saat ini semakin menantang; proses bisnis terus berubah dengan cepat untuk dapat bereaksi terhadap situasi pasar. Kepatuhan terhadap peraturan, tata kelola dan persaingan usaha terus meningkat dalam menghadapi perkembangan ekonomi serta adanya tekanan pada keuangan personal yang dapat menyebabkan adanya kenaikan kasus. Audit internal sekarang memiliki mandat untuk mengelola isu-isu ini, memastikan risiko dimitigasi serta memberikan jaminan yang berkelanjutan bahwa pengendalian bekerja secara efektif, akurat dan tepat waktu.

Dalam rangka untuk lebih mengelola beban kerja yang semakin besar dengan sumber daya yang terbatas, banyak perusahaan menerapkan atau mulai mempelajari beberapa bentuk Audit berkelanjutan (Continuous Auditing). Continuous Auditing dijelaskan oleh The Institute of Internal Auditors (IIA) sebagai “Metode otomatis yang digunakan untuk melakukan pengendalian dan penilaian risiko secara lebih sering”.

Penguasaan teknik Countinuos auditing dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam serta dapat mengurangi waktu antara audit, sehingga memungkinkan Audit Internal untuk proaktif dan memberikan hasil audit yang lebih bernilai dan bermanfaat. Continuous auditing bergerak dari audit secara berkala/periodik untuk memberikan jaminan secara terus menerus, memungkinkan organisasi untuk menentukan keadaan pengendalian internalnya pada setiap waktu.

Tujuan

Setelah mengikuti lokakarya ini, peserta diharapkan akan mampu:

  • Mengetahui ruang lingkup dari semua aspek Continuous auditing, mulai dari konsep Internal auditing dan management assurance, tradisional auditing, konsep CAATs (teknik audit berbasis komputer), Continuous auditing, dan Continuous monitoring termasuk proses audit spesifik lainnya.
  • Penggunaan CAATs untuk audit analytic, hingga Continous auditing. Pengenalan teknik modern dengan aplikasi Continuous monitoring.
  • Proses implementasi dari strategi, desain, pengembangan dan eksekusi konsep Continuous auditing
  • Memahami roadmap, faktor sukses kritikal dan hambatan dalam implementasi konsep Continuous auditing

Pokok Bahasan

  • Internal auditing
  • Management assurance
  • Traditional auditing
  • CAATs (Computer audit assisted tools & technique)
  • Continuous auditing
  • Continuous monitoring

Output

  • Overview Audit
  • Internal Control
  • Proses Audit:
    • Perencanaan & Survey Pendahuluan
    • Pelaksanaan Penugasan
  • Overview Fraud Audit
  • Penulisan Laporan

Durasi

Workshop akan diselenggarakan selama 3 hari kerja:

  • 22 – 24 Februari 2017
  • 26 – 28 Juli 2017
  • 23 – 27 Oktober 2017

dimulai dari pukul 08.30 – 16.30

Certified Internal Auditor (CIA) Review Course

Overview:

CIA adalah gelar professional dalam bidang Internal Audit yang dikeluarkan oleh The Institute of Internal Auditors International yang berpusat di Orlando, Florida, USA. Gelar CIA diberikan bagi mereka yang lulus ujian CIA (4 parts) dan telah memiliki pengalaman dalam bidang Internal Auditing minimum 2 (dua) tahun. Penyandang gelar CIA dapat bekerja sebagai internal auditor secara efektif dan professional dalam berbagai organisasi baik sektor publik maupun swasta, baik organisasi bisnis maupun sosial.

Penyelenggaraan CIA Review Course:

YPIA menyelenggarakan bimbingan belajar menghadapi ujian CIA (CIA Review Course) untuk meningkatkan peluang calon peserta dalam mencapai passing grade. CIA Review Course mencakup pembahasan setiap materi yang diujikan dalam CIA, sebagai berikut:

  • Part I : Internal Audit Basics
  • Part II : Internal Audit Practice
  • Part III : Internal Audit Knowledge Elements

CIA Review Course membahas pula teknik pendekatan dalam memahami dan menjawab pertanyaan, strategi persiapan ujian serta masalah-masalah psikologi, kesehatan dan logistik. Review juga mencakup pre-test untuk setiap studi unit dan Mock Exam pada hari terakhir review.

Para Instruktur:

Instruktur CIA Review Course adalah:

  • Pemegang gelar CIA
  • Pemegang gelar Sertifikat Internasional lainnya seperti:
    • CFSA (Certified Financial Services Auditor)
    • CCSA (Certification in Control Self-Assessment)
    • CGAP (Certified Government Auditing Professional)
    • CISA (Certified Information System Auditor)
    • CFE (Certified Fraud Examiner)
    • CMA (Certified Management Accountant)
  • Part Qualified (lulus part tertentu) CIA

Semua instruktur telah mendapat master (sebagian doktor) dari universitas ternama di luar negeri.

Durasi:

CIA Review Course diselenggarakan oleh YPIA sebelum ujian CIA diselenggarakan.

Course akan diselenggarakan selama 14 hari kerja kerja:

  • 13 – 24 Februari 2017
  • 17 – 28 Juli 2017
  • 18 – 29 September 2017
  • 13 – 24 November 2017

, dimulai dari pukul 08.00 s/d 16.30WIB.

Biaya:

Biaya Review Course sebesar Rp 10.000.000,- per-orang

Certified Government Audit Profesional (CGAP) Review Course

Overview

CGAP adalah gelar professional dalam bidang Internal Audit yang dikeluarkan oleh The Institute of Internal Auditors International yang berpusat di Orlando, Florida, USA. CGAP didesign secara khusus untuk para auditor internal yang bekerja di sektor publik (Inspektorat Jendral Kementrian, BPK, BPKP, DPR, Inspektorat Propinsi, Kabupaten, Kotamadya).

Penyelenggaraan CGAP Review Course

YPIA menyelenggarakan bimbingan belajar menghadapi ujian CGAP (CGAP Review Course) untuk meningkatkan peluang calon peserta dalam mencapai passing grade. CGAP Review Course mencakup pembahasan setiap materi yang diujikan dalam CGAP, sebagai berikut:

  • Domain I: Standards, Governance, and Risk/Control Frameworks
  • Domain II: Government Auditing Practice
  • Domain III: Government Auditing Skills and Techniques
  • Domain IV: Government Auditing Environment

CGAP Review Course membahas pula teknik pendekatan dalam memahami dan menjawab pertanyaan, strategi persiapan ujian serta masalah-masalah psikologi, kesehatan dan logistik. Review juga mencakup pre-test untuk setiap studi unit dan Mock Exam pada hari terakhir review.

  • Internal Audit Knowledge Elements

CIA Review Course membahas pula teknik pendekatan dalam memahami dan menjawab pertanyaan, strategi persiapan ujian serta masalah-masalah psikologi, kesehatan dan logistik. Review juga mencakup pre-test untuk setiap studi unit dan Mock Exam pada hari terakhir review.

Para Instruktur:

Instruktur CGAP Review Course adalah:

  • Pemegang gelar CGAP
  • Pemegang gelar Sertifikat Internasional lainnya seperti:
    • CFSA (Certified Financial Services Auditor)
    • CCSA (Certification in Control Self-Assessment)
    • CGAP (Certified Government Auditing Professional)
    • CISA (Certified Information System Auditor)
    • CFE (Certified Fraud Examiner)
    • CMA (Certified Management Accountant)
  • Part Qualified (lulus part tertentu) CGAP

Semua instruktur telah mendapat master (sebagian doktor) dari universitas ternama di luar negeri.

Durasi

CGAP Review Course diselenggarakan oleh YPIA sebelum ujian CGAP diselenggarakan.

Course akan diselenggarakan selama 5 hari kerja kerja:

  • 23 – 27 Januari 2017
  • 17 – 21 April 2017
  • 12 – 16 Juni 2017
  • 23 – 27 Oktober 2017

, dimulai dari pukul 08.00 s/d 16.30WIB.

Biaya

Biaya Review Course sebesar Rp 7.500.000,- per-orang

Certified Control Self Assesment Exam (CCSA Exam)

Overview

CCSA adalah gelar professional dalam bidang Internal Audit yang dikeluarkan oleh The Institute of Internal Auditors International yang berpusat di Orlando, Florida, USA. CCSA merupakan sebuah sertifikasi yang didesign secara khusus dalam bidang control self assessment. Proses Control Self Assessment (CSA) merupakan proses di mana manajemen melakukan self-assessment terhadap pengendalian atas kegiatan pada unit operasinya masing-masing dengan bimbingan dari auditor internal. CSA pada umumnya berupa workshop antara manajer dan karyawan suatu unit operasi dengan dipimpin oleh auditor internal. Dalam proses ini manajemen melakukan identifikasi risiko-risiko bisnis, mengevaluasi apakah terdapat pengendalian yang dapat mengurangi risiko tersebut, dan mengembangkan action plan untuk meningkatkan pengendalian yang ada. Manfaat utama dari self-assessment ini adalah meningkatkan ownership of control.

Penyelenggaraan CGAP Review Course

YPIA menyelenggarakan bimbingan belajar menghadapi ujian CCSA (CCSA Review Course) untuk meningkatkan peluang calon peserta dalam mencapai passing grade. CCSA Review Course mencakup pembahasan setiap materi yang diujikan dalam CCSA, sebagai berikut:

  • Domain I: CSA Fundamentals
  • Domain II: CSA Program Integration
  • Domain III: Elements of the CSA Process
  • Domain IV: Business Objectives/Organizational Performance
  • Domain V: Risk Identification and Assessments
  • Domain VI: Control Theory and Application

CCSA Review Course membahas pula teknik pendekatan dalam memahami dan menjawab pertanyaan, strategi persiapan ujian serta masalah-masalah psikologi, kesehatan dan logistik. Review juga mencakup pre-test untuk setiap studi unit dan Mock Exam pada hari terakhir review.

Durasi

CCSA Review Course diselenggarakan oleh YPIA sebelum ujian CCSA diselenggarakan.

Course akan diselenggarakan selama 5 hari kerja kerja:

  • 20 – 24 Maret 2017
  • 15 – 19 Mei 2017
  • 11 – 15 September 2017
  • 4 – 8 desember 2017

, dimulai dari pukul 08.00 s/d 16.30WIB.

Biaya

Biaya Review Course sebesar Rp 7.500.000,- per-orang